Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Nusantara 2018

Empat Penyebab Banjir dan Longsor di Bengkulu Menurut Hemat Gubernur

BENGKULU – Persoalan banjir dan longsor di Bengkulu rutim terjadi tiap tahun. Menurut Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah ada empat penyebab utama terjadinya banjir dan longsor di Bengkulu yang bisa dilakukan kajian mendalam.

Pertama, persoalan di Daerah Hulu Sungai (DUS). Kedua, Daerah Aliran Sungai (DAS). Ketiga, Daerah Hilir Sungai (DIS). Keempat, Daerah Resapan Air (DRA).

Hal ini disampaikan Gubernur Bengkulu pada acara pembukaan Rakor Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Provinsi Bengkulu 2019 di Hotel Santika Bengkulu, 30/04.

“Ada persoalan dengan Dus-nya. Di sana ada pertambangan. Ada penggundulan. Ada HGU. Intinya apa? Kerusakan hutan. Ini yang jadi masalah. Dus-nya bermasalah,” jelas Rohidin.

Selain persoalan di DUS-nya, juga terjadi di sisi DAS-nya. Menurut Rohidin, Daerah Aliran Sungai-nya sudah pengalami penyempitan hampir semua badan sungai. Terutama di kawasan Kota Bengkulu.

“Sementara DIS-nya juga bermasalah. Hilirnya juga sudah terjadi pendangkalan. Sidimentasinya sangat tinggi sekali. Di samping penumpukan sampah dan sebagainya,” papar Gubernur di hadapan peserta Rakor GTRA se-Sumatera ini.

Kemudian, Rohidin juga menambahkan, DRA-nya bermasalah. Menurutnya, perkembangan lima tahun terakhir pusat-pusat pertumbuhan perumahan, terutama perumahan sederhana banyak sekali di Kota Bengkulu.

“Maka saya kira BPN bisa jadi salah satu lembaga yang bisa mengawal ini,” tutup Rohidin. (Media Center Pemprov Bengkulu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.